image is from NU'EST - Happily Ever After
Hi everyone!
Hari ini postingannya agak sedikit berbeda, karena aku akan menggunakan Bahasa Indonesia (yang akan dicampur-campur dengan Bahasa Inggris, karena jujur aku nggak pinter pakai Bahasa Indonesia tertulis yang baik dan benar, hahaha). Alasannya, karena aku mau sharing tentang pengalaman aku apply visa untuk ke Korea Selatan. Dari artikel-artikel yang kubaca, semuanya artikelnya nggak ter-update. Semoga aja, kalau kalian lagi mencari info pengalaman apply visa ke Korea, post aku ini bisa jadi referensi yang baik untuk kalian ya! Berhubung aku akan menceritakan pengalamanku secara lengkap, artikelnya akan sedikit panjang, nih. Maksudnya, siap-siap aja baca teks nggak habis-habis.
---
Today's post is gonna be slightly different as it is for my Indonesian readers, thus the reason for it being in Bahasa Indonesia (although I must say, I'm not the perfect example for Bahasa writing as I personally would think that I suck at it even though I'm born and raised Indonesian). The reason why this article is in Bahasa because I want to explain how I, an Indonesian, receive my South Korea visa and I think this would only apply for Indonesian only. I googled tons before applying for my visa, and pretty much the articles I read were outdated. In that sense, I hope that my post right here would help you guys if you are seeking some answers before submitting your application! Just a disclaimer, it's gonna be a super long post so if you're not interested in this, you can skip this post but if this is what you're looking for, then buckle up because it's gonna be a long ride!
---
Jadi, pengalaman aku bikin visa bisa dibilang nggak unik-unik banget sih, tapi yang jelas banyak menduga-duganya dan banyak hal yang bikin aku mikir: “ah, coba aku tau ya”.
Awalnya, (sebenarnya aku nggak tau ini salah atau benar, tapi yang jelas bikin deg-degan) aku beli tiket ke Korea terlebih dahulu (daripada bikin visanya). Tujuannya biar jelas, biar trip-nya beneran kejadian. Aku beli setahun lebih sebelum kepergianku (lama banget kan!). Alasannya jelas, tiketnya jauh lebih murah, dikarenakan aku beli saat GOTF (Garuda Online Travel Fair). Baru setelah beli tiket (yang btw, agak impulsif HEHE), aku list lah apa yang harus kusiapkan, seperti akomodasi, wifi/internet saat di Korea, dan tentu saja Visa.
Saat mencari info-info untuk pembuatan visa, banyak sekali artikel tentang cara pembuatan visa yang berbeda-beda. Untuk aku sendiri, aku apply untuk visa dengan tujuan wisata (Visa Wisata Umum, C-3-9). Visa ini jenisnya single entry.
Kemudian aku mendapat informasi tentang KVAC (Korea Visa Application Center). Sepanjang aku berkomunikasi dengan mereka, pelayanannya sangat memuaskan. Pertanyaanku dijawab dengan baik dan waktu pembalasannya pun tidak lama. Aku menghubungi mereka awalnya melalui e-mail (info@visaforkorea-in.com), namun setelah beberapa lama, aku menghubungi mereka via Whatsapp (+62 812-9339-5148, chat only) karena lebih mudah dan lebih cepat. Oh ya, jangan lupa mereka bekerja dan akan membalas di jam operasional mereka saja, yaitu di jam 09.00 - 17.00. Mereka tidak beroperasi di hari Sabtu dan Minggu, serta hari libur nasional Indonesia dan Korea.
Untuk pengajuan visa, kita dapat datang langsung ke KVAC yang berlokasi di Lotte Shopping Avenue Ciputra World 1 Unit 5f-05 A lt.05. Untuk biaya pembuatan visanya sendiri, aku diinformasikan biaya single visa C-3-9 sebesar Rp. 780.000.
Sedangkan ini adalah daftar dokumen yang diperlukan untuk pembuatan visa C-3-9 Korea Selatan:
1. Formulir Permohonan Visa (bisa klik link disini ya untuk formnya).
2. Pas Foto 1 lembar (3.5 cm x 4.5 cm) warna putih ditempel di formulir dan ekstra foto 1 lembar.
3. Paspor asli dan fotokopi paspor (halaman identitas aja) 1 lembar.
4. Surat keterangan kerja asli (jika berkerja), surat keterangan pelajar asli (jika pelajar), fotokopi SIUP (jika wiraswasta)
5. Fotokopi Kartu Keluarga
6. Fotokopi KTP
7. Dokumen keuangan (pilih 2, yang di-bold yang aku pilih)
- Rekening koran 3 bulan terakhir asli
- Slip gaji
- Daftar transaksi penggunaan kartu kredit 3 bulan terakhir
- Bukti kepemilikan kendaraan atau rumah
- Dokumen bukti pembayaran pajak (SPT)
Sedikit info, setauku sekarang untuk group dengan minimal 5 orang, dapat mengajukan visa secara online. Namun karena aku sendiri tidak apply visa secara online, aku tidak dapat memastikan apa-apa. Kalau kalian ingin tau lebih lanjut, bisa langsung bertanya ke KVAC-nya ya!
Keberangkatanku ke Korea Selatan adalah di bulan September 2019. Di artikel yang kubaca, ada informasi bahwa jika pengajuan visa ditolak, maka kamu harus menunggu 3 bulan setelah pengajuanmu ditolak sebelum kamu bisa mengajukan visa kembali. Dengan asumsi tersebut, aku mengajukan visa di tanggal 28 Mei 2019, jaga-jaga kalau worst case scenario-nya visaku ditolak. Nah ternyata, jenis visa yang kupilih hanya berlaku selama 3 bulan setelah visa tersebut di approve. Seandainya aku jadi mengajukan di bulan Mei, visanya malah akan mati di bulan September, sehingga petugasnya menyarankan aku untuk apply visa di bulan Juni akhir / Juli awal aja. Akhirnya sudah susah-susah ke Kuningan, aku pulang tanpa mengajukan visaku.
Setelah itu, aku review lagi dokumenku dan ternyata ada beberapa poin yang harus diperhatikan (ini aku sadar setelah membuat koreksi di dokumen aku sendiri):
1. Di kolom 1.7 National Identity No., yang harus diisi adalah no. KTP kamu (bukan no. passport. Untuk no. passport kamu, ada kolomnya sendiri).
2. Di kolom 9. Funding Details, kalau kamu yang akan membiayai perjalananmu sendiri, ditulisnya myself/namamu, relationship to you-nya boleh dikosongkan, dan type of support diisi financial. Kalau ada orang yang membantu di bagian tersebut (misalnya orang tuamu membantu memberimu sedikit uang untuk membantu perjalananmu), maka tidak perlu diisi. Lain ceritanya jika kamu masih bersekolah dan financial perjalananmu di-support sepenuhnya oleh orang lain ya! Untuk kasus yang lainnya, sekali lagi kamu bisa tanyakan langsung ke KVAC-nya ya.
3. Di kolom 7.5 Contact No. in Korea, nomor yang kamu tulis adalah nomor kontak di Korea, bisa diisi nomor guide selama di Korea atau nomor telepon penginapan atau hotel.
4. Bagaimana jika kamu memiliki 2 tabungan di bank yang berbeda? Kamu bisa mencantumkan keduanya (hanya 3 bulan terakhi ya!) sebagai bahan pertimbangan konsulat. Misalnya, rekening di bank A adalah rekening dimana kamu menerima gajimu dan rekening di bank B adalah rekening tabunganmu.
5. Akan lebih baik jika kamu sudah mengurutkan dokumen kamu sesuai urutan, sehingga prosesnya lebih cepat (dan lebih rapi!). Untuk urutan dokumennya adalah: formulir, fotokopi paspor, fotokopi ktp, surat keterangan kerja/pelajar, dokumen keuangan, fotokopi kartu keluarga. Untuk dokumen keuangan, memang benar hanya memilih 2, namun menurut KVAC, mereka menyarankan bahwa salah satunya adalah rekening koran 3 bulan terakhir.
Dokumenku sudah siap, akupun mengajukan visa di tanggal 12 Juli 2019 bersama teman-temanku. Aku sarankan untuk mengajukan visa di pagi hari, karena setelah dua kali aku kesana, suasananya lebih sepi dan prosesnya lumayan cepat (kedua kali aku beruntung karena aku langsung dipanggil setelah aku mengambil nomor antrian).
Saat aku mengajukan, aku bertanya kepada petugasnya apakah aku boleh mencantumkan 3 dokumen keuangan (jujur saat ini aku was-was takut ditolak jadi aku siapkan dokumen ekstra sebanyak-banyaknya). Petugasnya memperbolehkan aku untuk mencantumkan 3 dokumen keuangan. Kemudian petugas tersebut me-review dokumen yang kuajukan. Ternyata, ada beberapa dokumen yang bermasalah:
1. Rekening koran (dari bank BCA) yang aku print sendiri melalui Klik BCA. Dokumen tersebut tetap diambil oleh petugasnya karena aku mencantumkan 3 dokumen keuangan, namun menurutnya dokumen tersebut seharusnya tidak dapat diterima karena tidak ada cap basah dari bank yang mengeluarkan rekening koran tersebut. Jadi untuk amannya, kamu bisa langsung ke bank dan meminta bank tersebut untuk mencetaknya untukmu. Untuk BCA, kalian tidak harus ke cabang bank dimana kalian membuka tabungan kok. Kalau dari KVAC, bank BCA terdekat yang bisa kalian kunjungi berlokasi di Oakwood Mega Kuningan.
2. Rekening koran dari Jenius. Ternyata untuk saat ini KVAC belum bisa menerima rekening koran (bentuk fisik e-Statement/e-Statement yang di print) dari Jenius karena kalau menurut petugasnya, Jenius tidak memiliki bank fisik. Jadi kalau kalian menggunakan fitur Dream Saver dari Jenius untuk menabung, jangan lupa tabungan tersebut dipindahkan ke bank utama kalian.
Setelah sudah, aku membayar biaya visa, yang ternyata totalnya adalah Rp. 772.000. Saat itu aku menyiapkan uang lebih (untuk jaga-jaga aja sih).
Ini kaya receiptnya gitu fren, nanti akan dikasih ke kalian bersamaan dengan tanda terimanya (disteples)
Nah, datanglah saat paling deg-degan, menunggu kabar visanya! Setelah kamu membayar biaya pengajuan visa, kamu akan menerima SMS bahwa visamu sedang dalam proses. Seharusnya, visa kamu dapat diterima setelah 6 hari kerja (untuk aku seharusnya bisa diambil di tanggal 22 Juli 2019), bisa lebih cepat dan bisa lebih lama. Selama periode menunggu, kamu bisa check status visamu di websitenya. Oh ya, untuk tau status visamu hanya bisa online ya! Nah, aku baca dari artikel-artikel kalau di hari yang sama dengan hari kamu mengajukan visa, kamu bisa check status visa kamu menjadi visa on process / application on process. Tapi, untuk kasusku setelah aku check ternyata statusnya "No search data has been found". Akhirnya aku memutuskan untuk tetap sabar aja menunggu. Tapi setelah seminggu, kok statusnya gak berubah. Gak mungkin dong, visanya gak ketemu. Deg-degan, tapi berusaha tetap positif, akhirnya tetap nungguin sampe hari H.
Di tanggal 22 Juni, aku coba check lagi di situsnya, tapi datanya tetap gak ketemu. Akhirnya aku contact lagi KVAC. Ternyata, kesalahannya ada di aku. Jadi friends, cara checknya ternyata begini:
Check via web https://www.visa.go.kr:
1. Pilih Check Application Status
2. Pilih Check Application Status & Print
3. Type of application pilih "Visa Application Center"
4. Kolom Application no dikosongkan
5. Inputkan passport no (tanpa spasi), nama dalam tulisan alfabet [nama belakang] [spasi] [nama depan] [spasi] [nama tengah jika ada], dan tanggal lahir
6. Klik Search
Salahnya di aku, aku menulis namanya [nama depan] [nama belakang], makanya datanya nggak ketemu. Setelah aku check, keluarnya seperti ini:
Seperti yang kalian lihat, datanya menunjukkan bahwa passport returned (FYI, ini aku check di tanggal 22, tanggal aku seharusnya sudah bisa mengambil passportku. Kebetulan, aku tidak bisa ambil hari itu). Aku tanya lagi ke KVAC kalau hasilnya seperti itu, apakah visaku di approve, ataukah di reject? Kalau menurut KVAC, untuk status ini biasanya approved, karena kalau ditolak ini statusnya denied. Namun, untuk memastikannya hanya bisa disaat kita ambil passportnya (deg-degan kita tuh ya…). Mungkin di hari-hari sebelumnya, statusnya berubah menjadi approved/denied, namun karena aku nggak nanya sampai hari H, status visaku jadi nggak ketahuan.
Sedikit info untuk pengambilannya, disarankan untuk tidak lebih dari satu bulan sejak tanggal pengambilan. Kalau diwakilkan juga harus membawa tanda terima asli, fotokopi KTP pemohon dan yang mewakilkan.
Nah akhirnya di tanggal 23 Juli aku dan teman-temanku kembali lagi ke KVAC. Disana kami mengambil satu nomor antrian saja karena ambilnya barengan. Akhirnya the moment of truth, visanya di approve atau di reject!
Setelah aku dan teman-temanku memberikan tanda terima kita masing-masing, petugasnya mengambil passport kita dan kamipun menerima passport kami masing-masing. Thank God semuanya lolos! Rasanya super lega dan happy, ke Korea bukan sekedar wacana lagi deh! 🎊🎉🎊
fresh visa!
Sekian saja pengalamanku untuk apply visa ke Korea Selatan. Aku pernah baca juga di salah satu platform media online bahwa pengajuan visa Korea Selatan tidak sesusah itu, namun memang dokumen yang disiapkan banyak dan untuk apply visa kemanapun harus lebih teliti dalam mempersiapkannya. Nah selanjutnya, aku mau menjawab beberapa pertanyaan yang kayaknya ditanyakan banyak orang juga yaa:
Isi tabungan minimalnya berapa sih?
Untuk yang ini aku nggak punya jawaban pasti, karena dari pihak KVAC-nya sendiri tidak meng-state jumlahnya. Kalau tips-tips artikel yang kuikuti; sebaiknya jangan ada jumlah uang besar yang mendadak masuk ke rekening (misalnya pinjam ke orang lain untuk sekedar mempercantik jumlah rekening di bulan sebelum apply visa) karena ada kemungkinan pihak yang me-review visa kamu bisa menandai hal tersebut sebagai tindakan/uang yang mencurigakan. Aku sendiri menyiapkan uang setidaknya IDR 1.000.000/hari aku tinggal di Korea. Jadi semisalnya aku pergi seminggu, total uang yang kusiapkan sejumlah IDR 7.000.000.
Rekening koranku (yang walaupun sebenarnya tidak diterima, karena tidak ada cap basah — tapi tetap diambil, mungkin agar bisa dijadikan konsiderasi untuk konsulatnya) juga aktif (aktif disini ada uang yang keluar masuk di jumlah yang sewajarnya), personally aku rasa ini penting agar pihak yang me-review tau bahwa kamu tidak akan jadi gelandangan di negaranya.
Bentuk lokasinya seperti apa sih?
Seperti ini:
image bukan milikku, ini aku ambil dari image dari Google
Tempatnya bersih dan nyaman. Karena cepat, aku tidak sempat lihat-lihat. Loketnya pun banyak jadi waktu menunggu tidak lama. Oh, KVAC ini juga tetap buka di jam makan siang loh. Selain itu karena lokasinya di Lotte Shopping Avenue, setelah dari situ bisa jajan deh hahaha.
Ketentuan foto visa untuk Korea Selatan bagaimana sih?
Sedikit lanjutan dari poin yang sudah ditulis diatas, disarankan untuk tidak memakai contact lens berwarna, dan aku sendiri sih memakai anting yang lumayan besar TAPI deg-degan takut nggak lolos sebenernya, jadi amannya pakai anting ukuran normal/kecil saja ya! Atau lebih baik dilepas aja biar lebih aman. Seperti pas foto formal lainnya, aku sarankan untuk memakai pakaian yang rapi. Saranku untuk memakai pakaian yang ada kerahnya seperti kemeja. Jangan pakai kemeja warna putih karena backgroundnya putih, pilih warna yang kontras dari backgroundnya ya.
Dokumen yang diajukan tebal nggak?
Untuk dokumennya sendiri, ada ketentuan bahwa semua dokumennya harus dalam bentuk kertas A4 (di formnya sih seharusnya berat kertasnya 80g/㎡, tapi jujur aja aku nggak tau dokumen-dokumen aku kertasnya beratnya berapa hahaha). Ini termasuk untuk fotokopi passport dan KTP, serta dokumen fotokopi lain yang bentuknya mungkin bukan dalam kertas A4 (contoh: dokumen keuangan yang bentuknya agak panjang). Kan sering tuh, orang-orang fotokopi KTP habis itu digunting, nah untuk yang ini jangan ya, biarkan aja dalam ukuran A4. Kemudian dokumen yang kecil-kecil ini harus dalam kertas A4 yang terpisah ya! Jangan digabung, fotokopi KTP selembar, fotokopi passport selembar, etc.
Ketebalan dokumennya tergantung ya, terutama di bagian dokumen keuangan. Kalau rekening korannya banyak transaksi, otomatis akan jadi lebih tebal. Kalau aku, dokumen keuangan aku rapiin lagi. Misalnya, rekening koran bulan Mei ada 3 lembar, nah ketiga lembar ini aku steples, sama halnya untuk bulan-bulan berikutnya. Sisanya aku biarkan lepas. Passportpun tidak aku steples, melainkan aku jepit menggunakan paper clip. Aku bawa beberapa untuk jaga-jaga, tapi di KVAC sendiri ada paper clip kok, jadi biarkan saja petugasnya yang membantu kamu untuk merapikan dokumen-dokumennya.
Aku kan baru mau apply visa, tapi aku belum berani untuk pesen hotel karena takut ditolak. Nah, di bagian tempat tinggal di Korea, sebaiknya diisi apa ya?
Sebaiknya tetap booking tempat tinggal dulu, biar ada alamatnya. Bukan sponsor (tapi aku harap bakal disponsorin, hahaha), tapi kamu bisa check booking.com — disini kamu tidak akan di charge apapun sebelum kamu sampai kamu bayar saat tiba hotel. Tapi hotel kamu sudah di book dan dapat kalian cancel sebelum tanggal deadline yang sudah mereka tentukan secara otomatis. Kamu juga bisa check traveloka atau tiket.com karena ada beberapa hotel di platform mereka dimana terdapat pilihan kamar hotel yang bisa kamu pesan dengan pilihan free refund/refundable jika kalian membatalkan pesanan kalian sebelum deadline yang mereka tentukan.
Nah, sepertinya sudah cukup panjang ya post aku hari ini. Semoga dapat membantu kalian diluar sana yaa! Jika ada lagi pertanyaan tentang pengalamanku, bisa langsung tinggalkan di bagian comment ya. Tentu saja, kalau ada pertanyaan mengenai visanya sendiri, bisa langsung contact KVAC ya! Tidak sponsor dan tidak berbayar kok ini, karena akupun nungguinnya deg-degan maksimal hahaha!
Annyeong~!
I'm an eyeshadow wearer. No doubt. While most of my friends that I hang out with only wear face makeup (foundation and concealer) with blush, eyeliner, brow, and mascara, I go full on mask-makeup. I don't mind it anyway, since I'm just showcasing how much I love doing my makeup and how it makes me confident.
Aku adalah pemakai eye shadow. Kalau teman-teman aku cuma pakai make up yang minimalis kalau lagi pergi, cuma pake concealer, blush, eyeliner, alis, dan mascara, aku pasti pakai makeup yang full-on-glam haha. Nggak apa-apa sih, karena aku cuma menunjukan kesukaan aku sama makeup dan gimana makeup membuat aku lebih pede.
That is why I am always interested with eyeshadow because it is literally the only thing that would look normal no matter what color you put. It is the place where you are free to express your creativity.
Makanya, aku suka banget sebenarnya sama produk eyeshadow karena ini salah satu produk yang membebaskan kreatifitas aku. Mau pakai warna apa aja, pasti nggak akan kelihatan aneh. Coba deh, kalau orang pakai eyeshadow warna biru, pasti nggak akan seaneh orang pakai contour warna biru atau lipstick warna biru.
I super love my palettes. I don't like to buy single shadows (although I do buy them occasionally) because it took up space. While in palettes they are already packaged beautifully and you can keep them in place neatly. Having that said, as an eyeshadow wearer and palettes lover, sometimes it is a challenge to pack them with me when I travel.
Aku suka banget (bahkan sayang kayaknya) sama palette aku. Aku jujur kurang suka beli eyeshadow yang satuan, walaupun kadang-kadang ya beli juga. Aku nggak suka karena makan tempat. Dibandingin palette yang udah di pack rapi, bisa disimpan lebih cantik, eyeshadow yang satuan kalau nyimpennya lebih ribet. Masalahnya, kalau mau pergi, rada ribet bawa palette kemana-mana, apalagi palette yang rada besar.
As the result, once in a while I do buy smaller size palettes (in quads, or just 6 shadows). For today's blogpost, I would like to review this palette from Lizly, a Korean brand.
Karenanya, sekali-kali aku beli pallete yang ukurannya lebih kecil (yang isinya 4 atau 6). Untuk post hari ini, aku mau review palette dari Lizly, brand dari Korea.
To be honest, I haven't really heard much from the brand. It's not as popular as Etude House, Innisfree, or The Saem. Those three brands are my top Korean brands in term of makeup. But, I was online shopping on Althea Singapore website and I stumbled across this palette that was on sale. The color looked so pretty thus the reason why I bought it.
Sejujurnya, aku nggak familiar sama brand ini. Brand ini nggak sepopuler Etude House, Innisfree, atau The Saem. Tiga brand itu kaya brand favorit aku untuk produk-produk makeup. Tapi waktu aku lagi online shopping di Althea Singapore, aku pas ngeliat iklan palette ini lagi diskon. Warnanya cantik-cantik banget, nggak pake mikir langsung aku beli hahaha.
This palette comes in 6 shades. 4 of them are suitable for base shadows while the 2 are suitable for point makeup. Those are the explanations from Athea's website. But in my opinion, you do you so you can really play around with these. It comes in 4 more foil-like shadows and 2 shimmer shadows.
Palette ini isinya ada 6 warna. 4 warnanya cocok untuk warna dasar dan 2 lagi untuk bikin definisi. Ini deskripsi dari website Althea-nya. Walaupun kalau aku sendiri sih selalu bilang, jangan me-limit diri kalian dengan ini. Kalian sih bebas aja mau pakai ini sebagai apa aja. 4 warna disini lebih ke arah metalik, kalau 2 lagi lebih ke arah shimmer yang lebih redup.
The other reason why I bought this is because I personally love Korean-style makeup. I think if you are looking for a bit of change in your daily style, K-Beauty is definitely a style to watch because most of their makeup style are very lovely-girly tone and I must say I would never imagine myself to fall under those categories. This palette is very Korean-makeup tone (if that makes any sense). The color is oh-so-very-lovely, hence the name!
Salah satu alasan lain kenapa aku beli ini karena aku sendiri suka sama gaya makeup Korea. Apalagi kalau kalian lagi ingin tampil beda, K-Beauty salah satu rekomendasi aku. Aku sendiri sama sekali nggak punya karakter cute dan gayaku sendiri nggak terlalu feminim. Aku nggak akan pernah ngebayangin kalau aku ada dibawah kategori itu. Palette ini sendiri diisi oleh warna-warna yang menurut aku sangat gaya Korea. Warnanya tuh lovely banget, makanya nama palette-nya sendiri terinspirasi oleh itu!
Let's talk about the packaging first.
Yuk kita bahas packaging-nya dulu.
The palette itself come in a small palm-sized compact. It is made of plastic. However it doesn't feel ultra light so it actually adds the value of the palette, in my opinion. The compact top part is made of clear plastic, so you can see all the shades. The bottom plastic part is covered in beautiful gold color in which I think is very pretty. All of the six shades are nicely arranged. When I bought this it didn't come in a box. It doesn't have any mirror or any sort of brush. Personally I don't feel like I'm losing anything because anyway I like to use my own mirror any my own brushes.
Palettenya sendiri kurang lebih seukuran telapak tangan. Packagingnya terbuat dari plastik. Tapi nggak kerasa ringan, jadi nggak kerasa kaya murahan. Bagian atas atau tutupnya warnanya bening, jadi warna shadownya kelihatan. Bagian bawahnya juga terbuat dari plastik, tapi warnanya gold yang menurut aku sendiri cantik dan elegan. Keenam warnanya ditata dengan rapi. Waktu aku beli, ini nggak ada boxnya. Terus yaudah, isinya begini aja, nggak ada kaca atau brushnya. Aku sendiri sih nggak keberatan karena aku sukanya pakai kaca dan brush aku sendiri.
So let's jump to the swatches!*
Yuk sekarang kita swatch warna-warnanya!
1. Lovely Girl
(Rose gold color that has the glow of a lovely girl // Base makeup and skin below eyes)**
This is the first color I swatched and oh my I was so shocked on how pigmented this color is! I only put little pressure when I swatch it with my finger and look how pigmented it is!
Ini warna pertama yang aku swatch dan aku jujur kaget banget sama pigmentasinya! Aku cuma pakai tekanan yang ringan pakai jari aku dan liat ini bener-bener pigmented banget!
With only one swipe, you can really see how the color pops up. I was surprised because I didn't expect anything from this palette. It does give a slight fall-out, but nothing to major because you can easily swipe the colors off with a brush.
Cuma pakai satu swipe, kalian bisa liat warnanya ini nyala banget. Aku kaget karena aku nggak berharap apa-apa dari palette ini (karena harganya nggak terlalu mahal juga). Sedikit ada fall out-nya sih, tapi nggak terlalu banyak sampai mengganggu gitu dan bisa dibersihin dengan gampang pakai brush.
Personally I think this is a great color for the base if you are going for more neautral-lovely look!
Menurut aku sendiri, ini warna yang cocok banget buat jadi base di kelopak mata kalau kalian mau bikin tampilan yang natural tapi tetap lovely.
This color is best applied with fingertips, because by then the color would pops even more. However, if you do want to use brush, I suggest to wet your brush first (I do recommend using Mac Fix+)
Warna ini paling bagus kalau diaplikasiin dengan jari, karena warnanya akan lebih menyala. Kalau kalian mau pakai brush, aku saranin brushnya buat dibasahin dulu (aku rekomendasiin pakai Mac Fix+)
2. Lovely Love
(Palpitating gold pink color of unrequited love // Base color)
Since the Lovely Girl shade is super pigmented, it gave me a bit of expectations on the other shades. When I saw this shade, I was thinking of creating the super cute girly makeup. It is more towards shimmery side, rather than foil shade.
Karena warna Lovely Girl sangat pigmented, aku jadi sedikit berharap sama warna-warna yang lain. Waktu aku lihat warna ini, aku kepikiran untuk membuat makeup yang girly banget. Warnanya sendiri lebih ke arah shimmer dibanding foil-metalik.
But when I swatched it, it wasn't as pigmented as the previous color. I put the same pressure and still using my finger, but it is definitely less pigmented comparing to Lovely Girl shade.
Cuma waktu aku swatch. warnanya nggak se-pigmented warna sebelumnya. Aku pakai tekanan yang sama dan tetap memakai jari, tapi warnanya jelas lebih sheer dibanding Lovely Girl.
To be honest, I was disappointed with this color. It wasn't as rich, and I was using my fingers! Imagine how fade the color would be with a brush!
Jujur aja, aku kecewa sama warna ini. Warna di pan-nya cantik padahal, tapi sayangnya nggak se-pigmented itu, padahal aku udah pakai jari loh! Bayangin aja ini pasti makin nggak kelihatan warnanya kalau aku pakai brush.
3. Lovely Heart
(Deep burgundy color for someone who fall in love // Point makeup)
I definitely gravitates toward this color the most when I saw this palette. I am in my holiday mood, so when it hits this time of the year, I'm that girl who'd be super excited with all of those plum, dark color.
Aku jelas paling tertarik sama warna ini waktu aku lihat palette ini. Aku emang lagi mood liburan jadi kalau di bulan-bulan ini, aku paling suka warna-warna gelap yang ke arah plum kaya gini.
I expected a lot from this color! Thankfully, it does not disappoint unlike the Lovely Love color. It is rich, slighly less foil-like. But I still love it!
Aku berharap banyak dari warna ini! Untungnya, warna ini nggak mengecewakan seperti warna Lovely Love. Ini warnanya nyala, nggak terlalu metalik tapi aku tetap suka!
Even after I swatch it on my hand with only one swipe (please refer to the photo after the swatches review) and the color still as pigmented as ever. Totally gonna love it!
Bahkan setelah aku swatch ini di tangan aku, warnanya tetap pigmented. Yang jelas, aku pasti akan suka pakai warna ini!
4. Lovely Day
(Shady brown color that will make your day // Base and shade makeup)
When I saw this color, I imagined myslef to use it to make my eyes look longer, so I'd definitely would use it as a shading shade. But, after I swatch the Lovely Love color, this color seems to look the same on the pan as that color. So I was expecting a not-so-pigmented color.
Warna ini dipikiranku bakal pas banget buat bikin mata aku terlihat lebih panjang, yang jelas aku akan bikin warna ini buat mendefinisikan mata aku. Tapi setelah aku swatch warna Lovely Love, warna ini di pan rada mirip sama warna tersebut. Jadi aku sih udah bayangin warna ini bakal nggak se-pigmented itu.
I was right. The color is not as pigmented, so it was quite a disappointment. The worst is when I swipe it on my hand. The color is so fade that you could barely see it!
Benar aja, warna ini nggak pigmented, dan jujur mengecewakan. Lebih buruknya lagi waktu aku swatch ini di tangan aku. Warnanya nyaris nggak keliatan!
5. Lovely Sunset
(Orange brown color like a sunset // Base and point makeup)
I wasn't really paying attention to this color because I definitely paying more attention on the pink shades. This, as the name suggest, is more on orange family. It is more gold-like color.
Aku nggak terlalu perhatiin warna ini sih, karena aku lebih perhatiin warna yang lebih pinkish. Seperti namanya, warna ini lebih ke arah keluarga orange. Kaya gold tapi ke-orange-an.
However, because I was not expecting anything, I was super shocked when I swatch this color and see how pigmented this is! It is the most rich gold shadow that I probably have, and to be honest I love it so so much! This is probably my favorite color out of the bunch!
Tapi karena aku nggak berharap apa-apa, waktu aku swatch dan warnanya pigmented banget, aku sampe kaget banget loh! Ini kayanya salah satu eyeshadow gold yang warnanya paling nyala, dan aku aja nggak nyangka kalau aku bakal suka banget sama warna yang satu ini, bahkan kayanya ini warna favorit aku, deh!
6. Lovely Night
(Dark brown color that carries a warm night sky // Point makeup)
This shade is definitely the dark color that you'd use on the outer v. The pigmentation was okay, but nothing that's too overboard and it's not chalky at all. Definitely can make definition with this shade!
Ini warna gelap tipikal yang bakal sering dipakai di bagian outer v. Pigmentasinya ok kok, tapi nggak terlalu berlebihan. Ini juga halus banget teksturnya. Cocok banget untuk mendefinisikan mata!
I am generally pleased with this shade, but because it is that boring shade, it does not excite me, but I wasn't disappointed by any mean.
Aku suka sih sama warna ini, tapi karena shade-nya sendiri kaya lumayan sering aku temuin di palette lain, aku kaya biasa aja sama warna ini, walaupun aku nggak kecewa juga sama warna ini.
Here's the full swatch comparison!
Ini swatch penuhnya!
Of course, I gotta make a look using solely this palette. This is the look that I came out:
Pastinya, aku harus bikin makeup look pakai palette ini. Ini look yang aku bikin:
And of course, a selfie.
Selfie, wajib nggak sih?
Overall, I think it is a great palette. The colors are easy to blend. Although there are some colors that are less pigmented. It is very wearable and if you are looking for a palette with loads of lovely shades, this would be the one!
Secara keseluruhan, aku rasa ini palette yang bagus. Warnanya gampang buat dibaurkan. Terus tekturnya halus, nggak chalky. Walaupun ada sih, warna yang nggak terlalu pigmented, cuma untuk harganya, dan kalau kalian emang mencari palette untuk look yang lebih girly, yang gampang dibawa kemana-mana, ini cocok banget untuk kalian!
Furthermore, you can control on how much you want the colors to pop up. If you want to more sheer-kind of look like the one that I created, simply use a less dense brush and voila! If you want more pigments, use a denser brush or just use your finger tips and the color would pops!
Terus kalian bisa mengkontrol mau seberapa nyala warna shadownya di kelopak kalian. Kalau mau warna yang lebih halus, tipis-tipis, bisa pakai brush yang nggak terlalu padat, kalau mau warnanya lebih nyala, pakai brush yang lebih padat atau pakai jari aja.
Would I recommend this? Yes, if you could get this on hand. But if you're not, there are loads of options out there that would do the same thing. This palette would be very easy to travel with, but if you're okay with bigger, better palette, this would have lesser value, of course! I'd rate this 6.5 out of 10!
Aku bakal rekomen ini nggak? Iya, kalau kalian bisa mendapatkan ini (apalagi kalau lagi diskon). Kalau nggak, banyak kok sebenernya palette yang kurang lebih sama. Palette ini jelas lebih gampang dibawa kemana-mana. Tapi kalau kalian nggak masalah sama palette yang lebih besar, ini jadi lumayan nggak penting-penting amat gitu. Aku bakal rate ini 6.5 dari 10!
Hope you like this review! X.
Semoga kalian suka reviewnya ya! X.
*Swatches are using fingers (no brush involved, even on the eyelids)
**These explanations are based from the website
Where should I begin...
My mom is in Singapore! Not only to catching up with her with all the updates with our life (since the last time I saw her is around early March), but also when my mom is around it means that I could shop more... crazily? I know I'm not the only one!
I've been eyeing on some of Etude House products and while my mom is here, so might as well I just grab some stuffs!
Here are the products that I manage to buy:
PRECIOUS MINERAL ANY CUSHION FOUNDATION – CUSHION FOUNDATION
There's a promotion when you're purchasing this cushion foundation! They packaged it with a set of cleansing oil and loose powder
COLOR MY BROWS – BROW MASCARA
I really adore how K-Pop idols have such natural brows and I can't wait to try this one out!
PUFF & BRUSH CLEANSING MIST
EXTRA CUSHION PUFF
Because I bought the cushion foundation, I could get both of these items in cheaper price!
FACE MASKS
Okay so don't be surprised with the amount of masks that I have because I just love them and they are so affordable!
I think it is just Korean Beauty things or maybe just Etude House, but if you buy to a certain extent, they will gave you a lot of freebies!
HAND MIRROR
Isn't this princess-like mirror the prettiest?
MAKEUP POUCH
It is small size which I feel pretty handy because I tend to overload my makeup pouch and its pretty because it got laces all over it!
WONDER PORE – COTTON GLOVE
Basically it is just like cotton pads with two side; one with dot for areas that need intensive pore care and emboss for areas with gentle pore care
Me and my mom shopped at the Wisma Atria branch and it is one of their bigger branches, so they have this pink coin thing where you can get charm bracelet capsule!
And that's it for my haul! If you want to see more in depth review of a particular product, do comment below! :)
---
Etude House
435 Orchard Road
#B1-01/02/03
Wisma Atria
+67372460
Sun - Thu
10:00 AM - 10:00 PM
Fri - Sat
10:AM - 10:35 PM
Nearest MRT: Orchard